Monday, October 30, 2017

Sholat Dhuha

َللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.

Artinya :

“Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Doa sholat dhuha ini merupakan salah satu dari keutamaan sholat dhuha, dimana kita lebih mudah meminta agar Allah bukakan pintu rezeki. Sesuai dengan hadist Nabi berikut ini :

“Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya “ (HR.Hakim dan Thabrani).

Jangan Mau Diperbudak Dunia

JADIKANLAH DUNIA MENJADI BUDAKMU BUKAN ENGKAU YANG DIPERBUDAK OLEH DUNIA

Wahaii dunia SUJUDLAH engkau di kaki ini karena hati dan kepala ini hanya untuk bersujud terhadap Allah Rajaku bukan menjadi budak dunia yang telah di hinakan Allah.

Taklukanlah dunia ini dengan keimanan dan ketakwaan kepada Allah bukan manusia yang ditaklukan oleh dunia.

ALLAHU ALLAHU ALLAH MAKRIFATULLAH

Pelajaran Dari Kisah Ular & Gergaji

KISAH ULAR DAN GERGAJI

Seekor ular memasuki gudang tempat kerja seorang tukang kayu di malam hari. Kebiasaan si tukang kayu adalah membiarkan sebagian peralatan kerjanya berserakan dan tidak merapihkannya.

Nah ketika ular itu masuk kesana, secara kebetulan ia merayap di atas gergaji. Tajamnya mata gergaji menyebabkan perut ular terluka. Ular beranggapan gergaji itu menyerangnya. Ia pun membalas dengan mematuk gergaji itu berkali-kali.

Serangan yang bertubi-tubi menyebabkan luka parah di bagian mulutnya. Marah dan putus asa, ular berusaha mengerahkan kemampuan terakhirnya untuk mengalahkan musuhnya. Ia pun lalu membelit dengan kuat gergaji itu.

Belitan yang menyebabkan tubuhnya terluka amat parah, akhirnya ia pun mati binasa. Di pagi hari si tukang kayu menemukan bangkai ular tersebut di sebelah gergaji kesayangannya.

Sahabat...
Kadangkala di saat marah, kita ingin melukai orang lain. Setelah semua berlalu, kita baru menyadari bahwa yang terluka lebih parah sebenarnya adalah diri kita sendiri.

Banyaknya perkataan yang terucap dan tindakan yang dilakukan saat amarah menguasai, sebanyak itu pula kita melukai diri kita sendiri.

Tidak ada musuh yang tidak dapat di taklukkan oleh cinta kasih.

Tidak ada permusuhan yang tidak dapat dimaafkan oleh ketulusan.

Tidak ada kesulitan yang tidak dapat dipecahkan oleh ketekunan.

Tidak ada batu keras yang tidak dapat di pecahkan oleh kesabaran.

Semua itu haruslah berasal dari diri kita.

Dendam, benci, curiga/pikiran negative apapun itu, sebenarnya bagaikan ular yang membelit gergaji, yang bisa terus menerus muncul dalam pikiran kita, menusuk dan membakar bhatin kita sendiri.

Latihlah setiap saat untuk memaafkan, mampu dengan cepat melepaskan dan membuang sampah pengotor bhatin dan pikiran kita.

Sudah Di Surga Firdaus, Tapi Ingin Kembali Lagi Ke Dunia

ORANG YANG TELAH DI BERIKAN SURGA FIRDAUS TETAPI DIA INGIN KEMBALI KE DUNIA

Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam,

مَا مِنْ أَحَدٍ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ يُحِبُّ أَنْ يَرْجِعَ إِلَى الدُّنْيَا وَأَنَّ لَهُ مَا عَلَى الأَرْضِ مِنْ شَىْءٍ إِلاَّ الشَّهِيدِ فَإِنَّهُ يَتَمَنَّى أَنْ يَرْجِعَ فَيُقْتَلَ عَشْرَ مَرَّاتٍ لِمَا يَرَى مِنَ الْكَرَامَةِ

“Tidak ada orang masuk surga lalu ia menginginkan kembali ke dunia padahal ia memiliki segala sesuatu yang ada di dunia ini, kecuali orang yang mati syahid. Dia bercita-cita untuk kembali ke dunia kemudian dibunuh, berulang sepuluh kali, setelah dia melihat besarnya kemuliaan (mati syahid)”
(HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam Shahih Muslim, dari Masyruq Rahimahullah, berkata: "Kami bertanya kepada Abdullah tentang ayat ini (QS. Ali Imran: 169)

"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhannya dengan mendapat rezki.“ (QS. Ali Imran: 169)

Dia menjawab, "adapun kami telah bertanya tentang hal itu (kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam), lalu beliau menjawab:

"Sesungguhnya ruh-ruh para syuhada’ itu ada di dalam tembolok burung hijau. Baginya ada lentera-lentera yang tergantung di 'Arsy. Mereka bebas menikmati surga sekehendak mereka, kemudian singgah pada lentera-lentera itu. Kemudian Rabb mereka memperlihatkan diri kepada mereka dengan jelas, lalu bertanya: “Apakah kalian menginginkan sesuatu?” Mereka menjawab: “Apalagi yang kami inginkan sedangkan kami bisa menikmati surga dengan sekehendak kami?” Rabb mereka bertanya seperti itu sebanyak tiga kali. Maka tatkala mereka merasa bahwasanya mereka harus minta sesuatu, mereka berkata, “Wahai Rabb kami! kami ingin ruh kami dikembalikan ke jasad-jasad kami sehingga kami dapat berperang di jalan-Mu sekali lagi. “Maka tatkala Dia melihat bahwasanya mereka tidak mempunyai keinginan lagi, mereka ditinggalkan.”
(HR. Muslim)

===========

Kematian di medan jihad (syahid) terhitung sebagai kematian terbaik. Saat nyawa dicabut, ia tak merasakan sakit kecuali seperti dicubit. Setelah itu Arwah mereka ditempatkan di surga Firdaus yang tertinggi.

Rasullullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang bersabda kepada Ummu Haritsah binti Nu’man -putranya gugur di perang badar-ketika dia bertanya kepada beliau (tentang nasib putranya):
“Di mana dia?”
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:
”Sesungguhnya dia ada di surga Firdaus yang tinggi.”
(HR. Al Bukhari)

Ta'aruf Sesuai Syariat Islam

*Ta'aruf Sesuai Syariat*

Tentang ta'aruf, Islam tidak punya aturan khususnya. Kalau kita baca siroh nabawi, bagaimana kisah pernikahan Rasulullah Saw dengan Khadijah, ataupun pernikahan sahabat, maka cara taarufnya beda-beda.

Setiap kita, punya cara masing-masing. Asal tidak melanggar aturan Islam. Adapun yang umumnya bisa dilakukan saat taaruf:

1. Melakukan Istikharoh dengan sekhusyuk-khusyuknya. Setelah pihak laki-laki atau perempuan mendapatkan data dan foto, lakukanlah istikharoh dengan sebaik-baiknya agar Allah SWT memberikan jawaban terbaik. Dalam melakukan istikharoh ini, jangan ada kecenderungan dulu pada calon yang diberikan kepada kita. Tapi ikhlaskanlah semua hasilnya pada Allah SWT.
.
2. Bila sudah saling tukar biodata dan foto, maka selanjutnya tentukan jadwal ketemuan/taaruf. Tapi, sebelumnya sampaikan sama ustadzahnya. Jadi nanti ikhwannya datang bersama ustadz juga. Tempatnya bisa dimana saja. Tapi baiknya di rumah ustadzah tadi.
.
3. Saat ketemuan maka silahkan masing-masing ajukan pertanyaan. Perdalam informasi tentang si calon. Tanyakan visi-misi, hoby, penyakit yang biasa diderita, jumlah saudara, dan informasi lainnya yang dibutuhkan.
.
4. Bila masing-masing sudah cocok, maka selanjutnya ikhwan datang utk taaruf dengan pihak keluarga akhwat.
.
5. Jika kedatangannya diterima, maka tinggal tentukan khitbah.
.
6. Setelah khitbah maka semuanya sudah selesai tinggal menentukan akad nikah dan walimah.  Wallahu a'lam

From : IndonesiaTanpaPacaran

Menganggap Diri Kita Masih Banyak Dosa

🌷Anggaplah Diri Kita Lebih Rendah Dari Orang Lain🌷 .
.
Sahabat, jauhilah sikap merasa lebih tinggi dan lebih baik dari orang lain. Sikap seperti ini akan menggiring kita kepada kesombongan. Berusahalah untuk rendah hati, selalu merasa lebih rendah dari orang lain.

Abdullah al-Muzani rahimahullah mengatakan,

Jika iblis memberikan was-was kepadamu bahwa engkau lebih mulia dari muslim lainnya, maka perhatikanlah.

Jika ada orang lain yang lebih tua darimu, maka seharusnya engkau katakan, "Orang tersebut telah lebih dahulu beriman dan beramal sholih dariku, maka ia lebih baik dariku." Jika ada orang lainnya yang lebih muda darimu, maka seharusnya engkau katakan, "Aku telah lebih dulu bermaksiat dan berlumuran dosa serta lebih pantas mendapatkan siksa dibanding dirinya, maka ia sebenarnya lebih baik dariku." Demikianlah sikap yang seharusnya engkau perhatikan ketika engkau melihat yang lebih tua atau yang lebih muda darimu. 😊😊😊
.
.

Kisah Rasulullah Yang Tidak Memberi Minum Aisyah

Suatu hari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pulang dari perjalanan jihad fisabilillah diiringi para sahabat. Sementara itu di pintu gerbang kota Madinah, Aisyah r.a menunggu dengan rasa rindu.

Akhirnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di tengah kota Madinah. Aisyah r.a bahagia menyambut suami tercinta. Tiba di rumah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam beristirahat melepas lelah.

Aisyah di belakang rumah sibuk membuat minuman utk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu minuman itupun disuguhkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Beliau meminumnya perlahan hingga hampir menghabiskan minuman tersebut tiba tiba Aisyah berkata: “Yaa Rasulullah biasanya engkau memberikan sebagian minuman kepadaku tapi kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam diam dan hendak melanjutkan meminum habis air digelas itu. Dan Aisyah bertanya lagi, “Yaa Rasulullah biasanya engkau memberikan sebagian minuman kepadaku tapi kenapa pada hari ini tidak kau berikan gelas itu?” Akhirnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan sebagian air yang tersisa di gelas itu, Aisyah r.a Aisyah r.a meminum air itu dan ia langsung kaget terus memuntahkan air itu.

Ternyata air itu terasa asin bukan manis. Mungkin saking tergesa gesanya Aisyah baru tersadar bahwa minuman yang ia buat salah masukin campuran, yang harusnya sari gula malah masukin sari garam. Kemudian Aisyah r.a lnsng meminta maaf kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. “Orang mukmin yg paling sempurna imannya adalah yang paling baik akhlaknya. Lelaki yang paling baik di antara kalian adalah yang paling baik terhadap istrinya,” (HR Tirmidzi dan Ibnu Hibban). Dari Abu Hurairah Ra bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam Bersabda: “Saling Berpesanlah kalian untuk memperlakukan Wanita dg Baik,

Karena sesungguhnya Wanita itu Diciptakan dari Tulang Rusuk, Dan Sesungguhnya yang paling bengkok dari tulang rusuk itu adalah bagian Atasnya,

Jika engkau bersikeras untuk meluruskannya, Niscaya engkau akan mematahkannya. Dan jika engkau biarkan, ia akan tetap bengkok (HR. Bukhari dan Muslim)

Prinsip
Belajar jadi suami yg baik akhlak dan agamanya, hanya untuk mendapat Ridho-Nya, untuk membawa istrinya menuju Jannah-Nya

#selalu baper disaat mendapati cerita tentang Rasulullah alaihi wasallam..
#tiada yg pantas di tiru selain Rasulullah alaihi wasallam..
#Rasulullah alaihi wasallam slalu Mesra dengan cara nya yg lemah lembut, arif dan bijaksana..
#MasyaAllah..

I ❤ Rasulullah alaihi wasallam..

www.islam-nasehat.tk

Tuesday, October 24, 2017

Wanita Solehah Tidak Mencintai Dunia

Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah wanita Solehah.

(HR. Muslim)

Sholat Dhuha Sebagai Pembuka Rezeki, Benarkah ?

“Pada pagi hari, setiap persendian salah seorang dari kalian wajib bershadaqah; setiap tasbih adalah shadaqah, setiap tahmid adalah shadaqah, setiap takbir adalah shadaqah, menyuruh berbuat baik adalah shadaqah, melarang dari yang mungkar adalah shadaqah, dan itu semua cukup dengan dua raka’at shalat Dhuha yang ia kerjakan”. (HR. Muslim)
.
.

Memang tidak ada dalil yang mengatakan bahwa keutamaan sholat dhuha adalah untuk melancarkan rezeki, namun ternyata sholat dhuha dapat mengganti sedekah dimana sedekah adalah amalan yang dapat memperlancar rezeki. .
.
“Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)
.
. ” Siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, maka akan di ampuni dosa-dosanya oleh Allah. Sekalipun itu seperti buih di lautan.” [HR-Tirmidzi] .

#dhuha yuk..

Perbedaan Mukmin & Munafik

🍃Bismillahirrahmaanirrahiim🍃
_________________________

ORANG MUKMIN sangat berbeda dengan orang MUNAFIK dalam bersikap.
.
.

💦Orang MUKMIN HANYA TA'AT pada ALLAH dan RASUL-NYA, ta'at pd yg lain jika memang sesuai dlm rangka ta'at kpd Allah dan Rasul-Nya.
.
.

💦Orang MUKMIN tentu akan MENDAHULUKAN PERKATAAN ALLAH dam RASUL-NYA daripada perkataan orang2/ lainnya.
.
.

💦Orang MUKMIN akan TIDAK MAU MEMPERCAYAI (aplg MENGKHABARKN) hanya dari sekedar melihat/mendengar SEBELUM dia YAKIN akan KEBENARANNYA, krn segala pendengaran, penglihatan dan hati akn diminta tanggung jawabnya oleh Allah Yang Maha Menyaksikan.
.
.

💦Orang MUKMIN HANYA PEDULI PANDANGAN ALLAH, dia tdk peduli siapa yg menyanjung (memuji) dan yg mencelanya...baginya hanya Allah lah patokannya.
.
.

💦Orang MUKMIN HANYA MENCINTAI ALLAH dan mencintai apa/siapa yg dicintai-Nya.
Orang MUKMIN HANYA TAKUT KPD KETIDAKREDHAAN ALLAH saja.
.
.

💦Orang MUKMIN HANYA BERHARAP KPD ALLAH saja, harapan kpd yg lain hanya sebatas yg (diidzinkan-Nya.
.
.

💦Orang MUKMIN HANYA MEMAKMURKAN JASADNYA UTK AGAMA ALLAH semata, bukan utk kepentingan dunia yg hina ini.
.
.

💦Orang MUKMIN MENJUAL DIRI & HARTANYA HANYA UTK ALLAH yang telah menciptakannya dan sbg tempat kembalinya.
.
.

💦Orang MUKMIN MEMANDANG DUNIA INI HINA, hanya keindahan/kenikmatan di SURGALAH yg sebenar-benarnya kehidupan, terutama bertemu dg WAJAH ALLAH tuhannya dan tuhan semesta alam.
.
.

Banyak lagi KRITERIA MUKMIN yg selama ini kita pelajari dalam Al Qur-aan....
.
.

namun........
SUDAHKAH itu menjadi petunjuk dan arahan selalu dalam langkah hidup kita ???
Yaa Rabb...jadikanlah Al Qur-aan sll sbg petunjuk dan penyejuk hati kami.
Aamiin Yaa Rabb.
.
.

HENDAKLAH KITA HATI2 DARI "MENGIKUTI KEBANYAKAN ORANG".
.
.

" Dan jika kamu MENURUTI KEBANYAKAN orang-orang yang ada di muka bumi ini, niscaya mereka AKAN MENYESATKAN dari jalan Allah.
MEREKA tidak lain hanyalah mengikuti PRASANGKA belaka dan mereka tidak lain hanyalah BERDUSTA (terhadap Allah).
(QS. Al-An'am :116)
.
.

"Sesungguhnya Rabb-mu, Dia-lah yang lebih mengetahui tentang orang yang TERSESAT dari jalan-Nya dan Dia lebih mengetahui tentang orang-orang yang mendapat PETUNJUK.
(QS. Al-An'am:117)

Jangan Tinggalkan Istri Sendirian

💐Jangan tinggalkan istrimu sendirian...

=======

☝Diantara hak seorang istri adalah agar suaminya tidak meninggalkannya bersafar tanpa ada keperluan penting, dan jika memang ada suatu keperluan maka janganlah ia meninggalkan istrinya melebihi enam bulan, dan  hendaklah ia segera menyelesaikan keperluannya dan bersegera kembali kepada istrinya.

🍃Didalam Shahih Bukhari (1804) dan Muslim (1927), dari hadits Abu Hurairah -radhiyallahu 'anhu- berkata;

Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda;

السفر قطعة من العذاب، تمنع أحدكم طعامه وشرابه ونومه، فإذا قضى نهمته فليعجل إلى أهله

"Safar adalah bagian dari siksaan, hingga salah seorang diantara kalian akan terhalang dari makan dan minumnya serta tidurnya, maka jika ia telah menyelesaikan keperluannya hendaklah ia bersegera kembali kepada istrinya".

💓Subhanallah....
Betapa indah dan perhatiannya islam terhadap kebutuhan seorang istri, karena keberadaan seorang suami disisi istrinya adalah perkara yang terpenting dalam hidup seorang istri.

🌹Berkata Imam An Nawawy -rahimahullah-;

"Maksud hadits ini adalah disunnahkannya bersegera untuk kembali kepada istri setelah menyelesaikan suatu kesibukan, dan tidak terlambat sama sekali jika kesibukannya tersebut tidak terlalu penting".
________
📒Syarhu Muslim (13/75)

🌹Berkata Al Hafidz Ibnu Hajar -rahimahullah-;

"Dalam hadits ini menunjukkan dibencinya meninggalkan istri tanpa suatu keperluan penting, dan disunnahkannya bersegera kembali, apalagi jika dikhawatirkan akan menelantarkannya dengan ketiadaannya, dan sungguh pada tinggalnya ia ditengah keluarganya terdapat ketenangan yang membantu untuk perbaikan agama dan dunianya, dan juga dengan tinggalnya ia akan menghasilkan persatuan dan kekuatan didalam ibadah".
________
📒Fathul Bari (13/795)

🍁Hendaklah seorang suami mengetahui bahwa seorang istri membutuhkan kehadirannya, ia membutuhkan penjagaan, ia membutuhkan kasih sayang, ia membutuhkan bantuan dan seterusnya.

🌹Berkata Syeikh Shalih Al Fauzan -hafidzahullah-;

"Jika seorang suami bersafar melebihi enam bulan, sedangkan istrinya memintanya untuk segera kembali, maka kewajibannya adalah untuk kembali, kecuali pada safar haji yang wajib atau peperangan yang wajib, atau pada sesuatu yang ia tidak mampu kembali, maka jika ia enggan untuk kembali tanpa ada udzur yang menghalanginya, maka istrinyapun meminta cerai antara mereka berdua, maka seorang hakim pun hendaklah menceraikan keduanya setelah dikirimkan surat pada suaminya, karena ia telah meninggalkan suatu hak yang membahayakan istrinya dengan meninggalkannya".
________
📒Al Mulakhkhosh Al Fiqhi (2/290).

Wallohu a'lam.

Cara Rasul Memperlakukan Anaknya

BEGINILAH NABI MEMPERLAKUKAN ANAK-ANAK

Anda sering jengkel dengan anak?

Merasa kesal bahkan pusing dengan kelakuan mereka yang terkadang bandel dan tidak mau diam?

Ya, perasaan itu pasti pernah kita rasakan, karena faktanya, anak-anak tidak selalu lucu dan menggemaskan, tetapi juga terkadang membuat kita jengkel, sedih, bahkan marah.

Tak jarang, para orang tua kewalahan menghadapi tingkah polah anaknya.

Mendidik anak menjadi baik adalah hal yang tidak mudah dan membutuhkan kerja keras.

Allah menjanjikan pahala yang besar bagi orang tua yang berhasil mendidik anaknya menjadi anak yang sholih.

Di antaranya bahwa pahala anak sholih menjadi pahala yang tidak terputus bagi orang tuanya setelah ia mereka berdua meninggal dunia.

Mengingat betapa berharganya seorang anak dalam Islam, sangat tidak mungkin apabila tidak terdapat bimbingan yang lengkap dalam kitab dan sunnah dalam mentarbiyah mereka.

Salah satu bimbingan Islam dalam hal ini adalah perilaku Nabi  shalallahu alaihi wasallam terhadap anak-anak.

Bagaimanakah Nabi memperlakukan anak-anak pada masanya, sehingga tercetaklah generasi terbaik tiada bandingnya?

※ Dalam hadist Abu Hurairah, ia berkata : Kami pernah sholat Isya' bersama Rasulullah, dan ketika beliau sujud, naiklah Hasan dan Husein di atas punggung beliau.

Bila beliau mengangkat kepala, beliau menurunkan mereka berdua dengan perlahan dan meletakkan mereka di lantai.

Ketika beliau sujud, mereka naik lagi ke punggung beliau, hal itu berulang-ulang sampai selesai sholat, kemudian beliau meletakkan mereka di atas paha beliau.

※ Seorang shahabiyah, Ummu Kholid juga menceritakan masa kecilnya: Aku mendatangi Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam bersama ayahku dan aku memakai baju berwarna kuning.
Kemudian aku bermain-main cincin kenabian di punggung beliau, maka ayahku melarangku, tetapi Rasulullah berkata: biarkan saja, kemudian berdoa: "Semoga engkau panjang umur", sampai tiga kali.

✓Beginilah Rasulullah memahami kebutuhan anak-anak terhadap permainan dan senda gurau. Dan bukannya membatasi kesenangan mereka dan menuntut mereka bersikap seperti orang dewasa.

◆ Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam juga sering menggendong anak kecil.

※ Diriwayatkan bahwa beliau menggendong anak kecil sehingga ia kencing di pakaian beliau, maka beliau meminta air dan memerciki pakaiannya.

※ Dalam riwayat yang lain dikisahkan bahwa Nabi mencium Hasan Bin Ali radhiyallahu 'anhuma dan di sisinya ada Al Aqra' Bin Harits, maka ia berkata: "Sesungguhnya aku memiliki 10 orang anak dan aku tidak pernah mencium mereka.

Maka Rasulullah pun memandangnya dan berkata:

من لا يَرحم لا يُرحم

"Siapa yang tidak menyayangi tidak akan disayang."

✓Beginilah Nabi mengasihi dan menunjukkan rasa cintanya pada anak-anak, bahkan memperingatkan orang yang tidak mau menunjukkan cintanya pada mereka

※ Kadang-kadang beliau shalallahu 'alaihi wa sallam memangku cucu beliau, Hasan Bin Ali dan Usamah Bin Zaid bersama-sama sambil memeluk mereka dan berkata: "Ya Allah sayangi mereka karena sesungguhnya aku menyayangi mereka".

※ Dalam riwayat Imam Ahmad, Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam meletakkan tangannya di atas dada atau di antara kedua bahu Ibnu Abbas sembari berdoa: "Ya Allah, berilah ia pemahaman ilmu agama dan ajarilah ia tafsir".

✓Beginilah Nabi mendoakan anak-anak dengan kebaikan dan bukan sebaliknya mengucapkan kata-kata laknat untuk mereka.

◆ Beliau juga bermain dan berbincang-bincang dengan anak-anak, walaupun dalam dalam hal tampak sepele, sekedar untuk menyenangkan mereka.

※ Dari Anas radhiyallahu 'anhu ia berkata: "Sesungguhnya Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam adalah orang yang paling baik akhlaknya.

Aku memiliki adik yang bernama Abu Umair dan ia memiliki seekor burung kecil yang sering ia mainkan. Maka apabila Rasulullah datang ke rumahku ia berkata pada adikku: "Ya Aba Umair, apa yang dilakukan nughair (burung kecil)?".

◆ Rasulullah juga mendudukkkan anak-anak seperti Abdullah Ibnu Abbas dan Abdullah Ibnu Umar dalam majelis para shahabat, mengajari dan berdiskusi bersama mereka dan seperti layaknya shahabat yang lain.

◆ Dan beliau membonceng Abdullah Ibnu Abbas di atas kendaraannya sambil menasehati dengan bahasa yang mudah dicerna dan penuh makna: "Wahai anak kecil, jagalah Allah niscaya ia akan menjagamu".

✓Beginilah Nabi menghargai dan menghormati seorang anak dan menumbuhkan kepercayaan diri mereka. Bukan sebaliknya, mengabaikan kehormatan dan keberadaan mereka, serta meremehkan mereka.

※ Berkata Umar bin Abi Salamah: "Aku adalah anak kecil di rumah Nabi, maka ketika makan, tanganku menjelajah di atas nampan. Maka Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam berkata kepadaku dengan lembut: "Wahai anak kecil, sebutlah nama Allah, makanlah dengan tangan kananmu, dan makanlah makanan yang dekat denganmu".

※ Berkata pula Anas Bin Malik: "Pernah suatu hari Rasulullah menyuruhku keluar untuk suatu kebutuhan. Maka aku berkata: "Demi Allah saya tidak mau pergi, padahal sebenarnya aku mau melakukan apa yang disuruh oleh Nabi."

Maka aku pun keluar, sampai aku melewati anak-anak yang sedang bermain di pasar, maka Rasulullah (mencariku dan) memegang bajuku dari belakang.

Maka ketika aku menoleh, kulihat beliau tertawa sambil berkata: "Ya Unais, apa kamu pergi seperti yang aku suruh?" Aku menjawab: "Iya wahai Rasulullah."

Sungguh demi Allah, aku telah melayani beliau selama 9 tahun, dan aku tidak pernah melihat beliau berkata terhadap apa-apa yang aku kerjakan: "Kenapa kamu melakukan itu?" atau terhadap sesuatu yang tidak aku kerjakan "Mengapa kamu tidak melakukan itu ?" (tidak memarahi).

✓Beginilah Nabi bersikap sabar terhadap kenakalan dan kekurangan adab anak-anak, menasehati mereka tanpa teriakan, celaan, apalagi kekerasan.

Ada pula riwayat yang tak kalah mengagumkan.

※ Dalam suatu majelis Rasulullah, duduk di sebelah kanan beliau seorang anak kecil sedangkan di kiri beliau orang dewasa.

Maka ketika beliau shalallahu alaihi wa sallam hendak memberi minum (karena kebiasaan Rasulullah selalu memulai dari kanan beliau), Rasulullah berkata pada anak itu: "Wahai anak kecil, apakah kamu memberi izin untuk memulai dari orang yang lebih tua?"

Maka anak itu menjawab: "Demi Allah, saya tidak mau bagianku diambil seorang pun. Maka Rasulullah pun memberikan haknya.

✓Beginilah Rasulullah menghormati hak setiap orang, walaupun ia seorang anak kecil, meminta izinnya, dan tidak menyia-nyiakannya.

✓Beginilah kasih sayang dan perhatian beliau terhadap anak-anak, padahal beliau adalah orang yang paling mulia, paling sibuk, memiliki kedudukan paling tinggi, tetapi beliau:

• Tetap meluangkan waktu untuk memperhatikan pendidikan dan memelihara kedekatan dengan anak-anak.

• Menunjukkan cinta dan penghormatan.

• Serta mengajarkan kepada orang dewasa bahwa anak-anak sangat butuh kelemah lembutan dan kesabaran.

Maka, akankah kita meneladani beliau dalam hal ini?

💢 Silakan Disebarkan

__________________________

Pentingnya Sholat

Shalat itu memiliki kedudukan yang mulia. Karena:

1.Shalat adalah tiang Islam. Islam seseorang tidaklah tegak kecuali dengan shalat.
#
2. Shalat adalah amalan yang pertama kali akan dihisab. Amalan seseorang bisa dinilai baik buruknya dinilai dari shalatnya.
#
3. Perkara terakhir yang hilang dari manusia adalah shalat.
#
4. Shalat adalah akhir wasiat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
#
5. Allah memuji orang yang mengerjakan shalat.
#
6. Allah mencela orang yang melalaikan dan malas-malasan dalam menunaikan shalat.
#
7. Rukun Islam yang paling utama setelah dua kalimat syahadat adalah shalat.
Islam dibangun atas lima perkara, yaitu : (1) bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang benar untuk diibadahi kecuali Allah dan bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan-Nya, (2) mendirikan shalat, (3) menunaikan zakat, (4) naik haji ke Baitullah (bagi yang mampu), (5) berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Bukhari no. 8 dan Muslim no. 16)
#
8. Shalat diwajibkan tanpa perantara Jibril ‘alaihis salam. Tetapi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri yang langsung mendapatkan perintah shalat ketika beliau melakukan Isra’ dan Mi’raj.
#
9. Awalnya shalat diwajibkan sebanyak 50 shalat. Ini menunjukkan bahwa Allah amat menyukai ibadah shalat tersebut. Kemudian Allah memperingan bagi hamba-Nya hingga menjadi 5 waktu dalam sehari semalam. Akan tetapi, tetap saja shalat tersebut dihitung dalam timbangan sebanyak 50 shalat, walaupun dalam amalan hanyalah 5 waktu. Ini sudah menunjukkan mulianya kedudukan shalat.
#
10. Allah membuka amalan seorang muslim dengan shalat dan mengakhirinya pula dengan shalat. Ini juga yang menunjukkan ditekankannya amalan shalat.
#
11. Allah memerintahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dan umatnya untuk memerintahkan keluarga mereka supaya menunaikan shalat.

Sebarkan kebaikan. share ke teman ukhti n akhie yuuu.

Monday, October 23, 2017

Bingung Memilih Calon Suami - Ustadz Khalid Basalamah



Bingung Memilih Calon Suami - Ustadz Khalid Basalamah

MACAM MACAM JOMBLO MENURUT ILMU NAHWU

MACAM MACAM JOMBLO MENURUT ILMU NAHWU
.
أﻧﻮﺍﻉ ﺍﻟﺠﻮﻣﺒﻠﻮ
(Jenis-jenis Jomblo)
.
Ada 6 jenis Jomblo dlm versi santri yg menggali hakekat jomblo dgn ilmu nahwunya:
.
1. JOMBLO MABNI
.
Jenis ini termasuk yg paling memprihatinkan. Bagaimana tdk, mereka belum pernah sama sekali merasakan nikmatnya jatuh cinta. Tapi jenis yg satu ini layak untuk mendapatkan apresiasi, karena di kehidupannya selalu fokus akan yg namanya tembelan, lalaran, musyawarah, dsb. Dgn kata lain jenis ini berada pada maqam "Ghayatussidqi fil ibadah" (tujuan fokus untuk ibadah).
.
2. JOMBLO MUSTATIR
.
Jenis ini bak sniper yg selalu mengintai pujaan hatinya, krn belum ada keberanian untuk menyatakan cinta. Keberadaannya seperti wali yg sulit untuk di ketahui oleh santri putri. Lalu bagaimana mengetahuinya? Wallahu 'alam karena la ya’lamu jomblo illa jomblo (tidak ada yg dapat tau bhwa dia itu jomblo, kecuali jomblo juga).
.
3. JOMBLO MUNQATI'
.
Kalau yg satu ini memiliki jiwa ikhtiar yg sangat mumpuni. Mereka cukup anarkis dlm hal menyatakan cinta, tapi ada satu hal yg selalu membuat mereka murung bagaikan seekor kucing warung yg habis di siram air. Iyaaa,"KEGAGALAN" selalu menghantuinya dan menjadi faktor yg membuat mereka murung.
.
4. JOMBLO RAFA'
.
Hampir sama seperti jenis sebelumnya yg cukup mempunyai ikhtiaristik yg mumpuni, tapi juga selalu gagal. Karena jenis ini memiliki kriteria yg "SANGAT TINGGI" dlm menentukan pilihan yg tidak sekufu dgn dirinya, contoh kecil bahwa jenis ini suka dgn anak kyai, santri putri tapi anak kyai besar.
.
5. SYIBHUL JOMBLO
.
Makhluk yg satu ini sangat low profile, tdk pernah mengakui kejombloannya karena tdk peduli dgn semua itu. Tapi jenis yg satu ini selalu menjadi tranding topic di tengah2 santri putri karena ketampanannya, kecerdasaanya, keshalehannya.
.
6. JOMBLO MU'ROB
.
Sdh punya istri, tetapi kemana2 mengaku jomblo
.
Ustadz Abu Ya'la Hizbul Majid
.
.
Kamu tipe #jomblo yang mana?
😂😂😂

Menyikapi Hukum Karma Dalam Islam

Bismillah...

ADAKAH HUKUM KARMA DALAM ISLAM?

Apa itu hukum karma?
Adapun di dalam islam tidak dikenal ada istilah hukum karma, itu tidak ada.... Tidak ada sama sekali... ▪
Tidak disebutkan dalam Al Qur’an, tidak disebutkan dalam sunnah Rasullulah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam... ▪
Istilah hukum karma, kalau yang dimaksud bahwa hukum karma itu dari Hindu, yaitu agamanya Hindu... ▪
Itu keyakinan mereka, dan itu tidak ada hubungannya dengan Islam, kalau yang ditanyakan adalah hukum karmanya..

Na’am, makanya kembali kepada istilah hukum karma itu apa sih? ▪
Tapi kalau yang dimaksud misalnya, siapa yang berbuat, dia akan mendapatkan balasannya...
Siapa yang melakukan satu perbuatan, dia akan menerima hasilnya... ▪
Apabila seorang berbuat kebaikan, kebaikan pula yang dia dapatkan... Apabila seorang berbuat dzolim, maka dia akan mendapatkan pula akibatnya...

“Dan Balasan Suatu Kejahatan adalah Kejahatan yg Setimpal, Tetapi Barangsiapa yg Memaafkan dan Berbuat Baik kepada Orang yg Berbuat Jahat Maka Pahalanya Dari Alloh.
Sungguh DIA Tidak Menyukai orang-orang yang Dzalim” (QS. Asy-Syura : 40)

Seseorang yang melakukan perbuatan yang dzolim, itu tidak akan dibiarkan oleh Allah Subhanahu wa ta’ala... ▪
Pasti akan ada balasannya, entah di dunia atau di akhirat... Siapa saja yang berbuat kejahatan, maka pasti akan ada balasan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, entah di dunia ataukah di akhirat... ▪
Kalau yang dimaksud dari sisi ini... Bahwa setiap perbuatan keburukan itu ada balasannya, maka dari sisi ini benar...

Demikian banyak dalil dari Al Qur’an, dari hadits-hadits Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Ala ‘Alihi wa Sallam yang menerangkan tentang hal tersebut... ▪
Tapi kalau kembali kepada istilah bahwa hukum karma, apakah ada di dalam Islam???
Tidak ada di dalam Islam hukum karma itu...
Tidak dikenal di dalam Islam, istilah hukum karma....

Semoga Bermanfaat
Baarakallaah Fiikum .

Berkata Baik Atau Diam

Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata,
”Seseorang mati karena tersandung lidahnya
Dan seseorang tidak mati karena tersandung kakinya
Tersandung mulutnya akan menambah (pening) kepalanya
Sedang tersandung kakinya akan sembuh perlahan

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (Muttafaq ‘alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

Ibnu Hajar menjelaskan, “Ini adalah sebuah ucapan ringkas yang padat makna; semua perkataan bisa berupa kebaikan, keburukan, atau salah satu di antara keduanya. Perkataan baik (boleh jadi) tergolong perkataan yang wajib atau sunnah untuk diucapkan. Karenanya, perkataan itu boleh diungkapkan sesuai dengan isinya. Segala perkataan yang berorientasi kepadanya (kepada hal wajib atau sunnah) termasuk dalam kategori perkataan baik. (Perkataan) yang tidak termasuk dalam kategori tersebut berarti tergolong perkataan jelek atau yang mengarah kepada kejelekan. Oleh karena itu, orang yang terseret masuk dalam lubangnya (perkataan jelek atau yang mengarah kepada kejelekan) hendaklah diam.” (lihat Al-Fath, 10:446)

Imam An-Nawawi rahimahullah menyebutkan dalam Syarah Arbain, bahwa Imam Syafi’i rahimahullah mengatakan, “Jika seseorang hendak berbicara maka hendaklah dia berpikir terlebih dahulu. Jika dia merasa bahwa ucapan tersebut tidak merugikannya, silakan diucapkan. Jika dia merasa ucapan tersebut ada mudharatnya atau ia ragu, maka ditahan (jangan bicara).”

Wallahuāllam.

Doa Dicukupkan Rizki & Dibebaskan Dari Hutang

📚DO’A AGAR DICUKUPKAN DENGAN RIZKI YANG HALAL ...DAN ....DIBEBASKAN DARI HUTANG YANG MENJERAT🌷

==============•••••••••••••••••==============

🍃Dari Ali Bin Thalib  , ....

suatu hari seorang budak yang hendak memerdekakan diri datang menemuinya seraya berkata : 

“Sungguh aku sudah tidak mampu lagi membayar uang tebusanku”.

Maka Ali Bin Thalib  berkata : 

“Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah kalimat (do’a) yang Rasulullah ajarkan kepadaku, seandainya engkau mempunyai tanggungan hutang sebanyak  gunung yang runtuh (berserakan) pasti Allah akan melunasinya darimu.

Bacalah :

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Ya Allah jadikanlah aku merasa cukup dengan yang Engkau halalkan buatku dan janganlah aku tergiur dengan yang Engkau haramkan. Cukupkanlah aku dengan keutamaan dari-Mu dan tidak lagi mengharap dari selain-Mu” 

(HR. Tirmidzi, Al Hakim dan dinyatakan shahih oleh Syaikh Al Albani)

Wallohu a'lam

JANGAN TERPEDAYA DENGAN GEMERLAP DUNIA

Bismillah

JANGAN TERPEDAYA DENGAN GEMERLAP DUNIA.. !!

رَغِيْفُ خُبْزٍ يَابِسٍ = تَأْكُلُهُ فِي زَاوِيَةْ

“Sepotong roti kering yang engkau makan di pojokan….”

وَكُوْزُ ماءٍ باردٍ = تَشْرَبُهُ مِنْ صَافِيَةْ

“Dan secangkir air dingin yang kau minum dari mata air yang jernih….”

وَغُرْفَةٌ ضَيِّقَةٌ = نَفْسُكَ فِيْهَا خَالِيَةْ

“Dan kamar sempit yang jiwamu merasa kosong di dalamnya…”

أَوْ مَسْجِدٌ بِمَعْزِلٍ = عَنِ الْوَرَى فِي نَاحِيَةْ

“Atau mesjid yang terasing dan jauh dari manusia, lalu engkau berada di sudut mesjid tersebut…”

تَقْرَأُ فِيْهِ مُصْحَفاً = مُسْتَنِداً لِسَارِيَةْ

“Engkau membaca Al-Qur’an sambil bersandaran di sebuah tiang mesjid…”

مُعْتَبِراً بِمَنْ مَضَى = مِنَ الْقُرُوْنِ الْخَالِيَةْ

“Seraya mengambil ibroh/pelajaran dari kisah-kisah orang-orang terdahulu yang telah tiada…”

خَيْرٌ مِنَ السَّاعَاتِ فِي = فَيْءِ الْقُصُوْرِ الْعَالِيَةْ

“Itu lebih baik daripada berlama-lama di dalam istana-istana yang megah…”

تَعْقُبُهَا عُقُوْبَةٌ = تَصْلَى بِنَارٍ حَامِيَةْ

“Yang akhirnya mengakibatkan dosa yang menyebabkan engkau masuk dalam api yang panas…”

فَهَذِهِ وَصِيَتِي = مُخْبِرَةٌُ بِحَالِيَةْ

“Ini adalah washiatku yang mengabarkan tentang dirinya…”

طُوْبَى لِمَنْ يَسْمَعُهَا = تِلْكَ لَعُمْرِي كَافِيَةْ

“Sungguh beruntung orang yang mendengarnya…demi Allah washiat ini sudahlah cukup (memberi pelajaran…)”

فَاسْمَعْ لِنُصْحِ مُشْفِقٍ = يُدْعَى أَبَا الْعَتَاهِيَةْ

“Maka dengarlah nasehat orang yang sayang dan khawatir kepadamu yang dikenal dengan Abul ‘Ataahiyah..”

Sungguh indah sya’ir Abul ‘Ataahiyah di atas, terutama bagi yang mengerti bahasa arab.

Sedikit waktu yang disempatkan untuk membaca Al-Qur’an di pojokan mesjid jauh dari pandangan manusia…ternyata jauh lebih bernilai dari kemegahan istana yang hanya sementara.

Benarlah jika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyatakan ;

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيْهَا

“Sholat sunnah dua rakaat qobliah subuh lebih baik daripada dunia dan seisinya”

Janganlah terpedaya dengan kenikmatan dunia…sesungguhnya ia adalah kenikmatan yang semu dan sementara…

Ingatlah akan kenikmatan akhirat yang jauh lebih baik dan abadi.
Jika seseorang disuruh memilih mendapatkan kenikmatan secangkir susu, akan tetapi kapan saja bisa ia minum dan tersedia, atau memilih kambing guling akan tetapi hanya sekali saja bisa santap, tentu orang yang berakal akan memilih secangkir susu –meskipun sedikit- akan tetapi terus tersedia selama puluhan tahun, kapan saja siap untuk diminum.

Maka bagaimana lagi jika perkaranya sebaliknya…kambing guling yang terus siap tersedia kapan saja bisa disantap, dibandingkan dengan secangkir susu yang hanya bisa sekali diminum??

Bagaimana lagi dengan hanya secangkir air putih…???

Demikianlah…kenikmatan dunia selain sedikit iapun fana dan akan sirna. Adapun kenikmatan akhirat sangat banyak dan abadi…

Jika engkau terpedaya dan terkagum-kagum bahkan kepingin tatkala melihat kenikmatan dan kemewahan benda-benda dunia, sedangkan engkau sedang menghadapi sulitnya kehidupan dunia maka agar engkau tidak terpedaya… ucapkanlah doa yang diucapkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :

اللَّهُمَّ لاَ عَيْشَ إِلاَّ عَيْشُ الآخِرَةِ

“Yaa Allah tidak ada kehidupan yang hakiki kecuali kehidupan akhirat” (HR Al-Bukhari dan Muslim)

Doa ini Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ucapkan tatkala Nabi dan para sahabat kaum muhajirin dan anshor sedang menggali parit dalam perang Khandak, sementara perut-perut mereka keroncongan karena kelaparan, bahkan mereka mengikatkan batu ke perut-perut mereka untuk menahan rasa lapar.

Ustadz DR. Firanda Andirja MA, حفظه الله تعالى

Sholat Dhuha Dalam Hadits

“Pada pagi hari, setiap persendian salah seorang dari kalian wajib bershadaqah; setiap tasbih adalah shadaqah, setiap tahmid adalah shadaqah, setiap takbir adalah shadaqah, menyuruh berbuat baik adalah shadaqah, melarang dari yang mungkar adalah shadaqah, dan itu semua cukup dengan dua raka’at shalat Dhuha yang ia kerjakan”. (HR. Muslim)
.
.

Memang tidak ada dalil yang mengatakan bahwa keutamaan sholat dhuha adalah untuk melancarkan rezeki, namun ternyata sholat dhuha dapat mengganti sedekah dimana sedekah adalah amalan yang dapat memperlancar rezeki. .
.
“Allah ‘Azza wa Jalla berfirman, “Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat di awal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu di sepanjang hari itu.” (HR. Ahmad)
.
. ” Siapapun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, maka akan di ampuni dosa-dosanya oleh Allah. Sekalipun itu seperti buih di lautan.” [HR-Tirmidzi] .

Bacaan Sholat & Artinya

Mohon maaf  semua. Untuk sama-sama ulangkaji.

Ada orang sudah Sholat berpuluh tahun, tapi masih tdk  tahu maksud atau makna bacaan dalam sholat. Tak heran bila  tak mampu khusyuk dalam sholatnya. Karena itu, marilah kita renungkan dan fahami setiap tahapan  sewaktu kita sholat

*Takbiratul-Ihram / Takbir:*
*Allah Maha Besar.*

*Doa Iftitah:*

Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah dengan banyaknya. Maha suci Allah sepanjang pagi dan petang. Aku hadapkan wajahku bagi Tuhan yang mencipta langit dan bumi, dengan suasana lurus dan berserah diri dan aku bukan dari golongan orang musyrik. Sesungguhnya solatku, ibadatku, hidupku, matiku adalah untuk Allah Tuhan sekelian alam. Tidak ada sekutu bagiNya dan kepadaku diperintahkan untuk tidak menyekutukan bagiNya dan aku dari golongan orang Islam.

*Al-Fatihah:*

Dengan nama Allah yang maha Pemurah lagi maha Mengasihani. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang maha pemurah lagi maha mengasihani. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkau kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. Iaitu jalan orang-orang yang Engkau kurniakan nikmat kepada mereka, bukan jalan mereka yang Engkau murkai dan bukan jalan mereka yang sesat.

*Bacaan ketika rukuk:*

Maha Suci TuhanKu Yang Maha Besar dan dengan segala puji-pujiannya.

*Bacaan ketika bangun dari rukuk:*

Allah mendengar pujian orang yang memujinya.

*Bacaan ketika Iktidal:*

Wahai Tuhan kami bagi Engkaulah segala pujian.

*Bacaan ketika Sujud:*

Maha suci TuhanKu yang Maha Tinggi dan dengan segala puji-pujiannya.

*Bacaan ketika duduk di antara dua sujud:*

Ya Allah, ampunilah dosaku dan rahmatilah daku, lindungilah daku, angkatlah darjatku, rezekikan daku, berilah aku petunjuk, selamatkanlah daku dan maafkanlah akan daku.

*Bacaan ketika Tahiyat Awal:*

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad.

*Bacaan ketika Tahiyat Akhir:*

Segala penghormatan yang berkat solat yang baik adalah untuk Allah. Sejahtera atas engkau wahai Nabi dan rahmat Allah serta keberkatannya. Sejahtera ke atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang soleh. Aku naik saksi bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan aku naik saksi bahawasanya Muhammad itu adalah pesuruh Allah. Ya Tuhan kami, selawatkanlah ke atas Nabi Muhammad dan ke atas keluarganya. Sebagaimana Engkau selawatkan ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim. Berkatilah ke atas Muhammad dan atas keluarganya sebagaimana Engkau berkati ke atas Ibrahim dan atas keluarga Ibrahim di dalam alam ini. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung.
Semoga bermanafaat utk kita bersama!

*"ALLAH MENJAWAB AL-FATIHAH KITA"*
Banyak sekali orang yang tegesa-gesa ketika membaca Al-Fatihah di saat solat tanpa toma'ninah, dan seakan-akan ingin cepat menyelesaikan solatnya.
Padahal di saat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah, ALLAH menjawab setiap ucapan kita.
*Dalam Sebuah Hadits Qudsi Allah SWT ber-Firman:*
"Aku membahagi al-Fatihah menjadi dua bahagian, untuk Aku dan untuk Hamba-Ku."
■ Ertinya, tiga ayat di atas *Iyyaka Na'budu Wa iyyaka nasta'in* adalah  *Hak Allah*, dan tiga ayat ke bawahnya adalah urusan Hamba-Nya.
■ Ketika Kita mengucapkan *"AlhamdulillahiRabbil 'alamin"*
Allah menjawab: *"Hamba-Ku telah memuji-Ku."*
■ Ketika kita mengucapkan *"Ar-Rahmanir-Rahim".*
Allah menjawab: *"Hamba-Ku telah mengagungkan-Ku."*
■ Ketika kita mengucapkan *"Maliki yaumiddin".*
Allah menjawab: *"Hamba-Ku memuja-Ku."*
■ Ketika kita mengucapkan *“Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in”.*
Allah menjawab:  *“Inilah perjanjian antara Aku dan Hamba-Ku.”*
■ Ketika kita mengucapkan *“Ihdinash shiratal mustaqiim,* *Shiratalladzinaan’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhooliin.”*
Allah menjawab: *“Inilah perjanjian antara Aku dan hamba-Ku. Akan Ku penuhi yang ia minta.”*
(Hadis Riwayat Muslim dan At-Tirmidzi)
■ Berhentilah sejenak setelah membaca setiap satu ayat.
Rasakanlah jawaban indah dari Allah kerana Allah sedang menjawab ucapan kita.
■ Selanjutnya kita ucapkan *"Aamiin"* dengan ucapan yang lembut, sebab Malaikat pun sedang mengucapkan hal yang sama dengan kita.
■ Barangsiapa yang ucapan *“Aamiin-nya”* bersamaan dengan para Malaikat, maka Allah akan memberikan Ampunan kepada-Nya.”
(Hadis Riwayat Bukhari, Muslim, Abu Dawud)
Sahabat jika artikel ini bermanfaat silakan dikongsikan, sampaikan walau satu ayat
Sabda Rasulullah SAW;
"Siapa yang menyampaikan satu ilmu dan orang membaca mengamalkannya maka dia akan beroleh pahala walaupun sudah tiada."
(Hadis Riwayat Muslim)
Smg bermanfaat...~!!!!!🙏🙏🙏

Ayat Kursi (Al Baqarah: 255) & Terjemahan

اللّٰهُ لَاۤ اِلٰهَ اِلَّا هُوَ الْحَـيُّ الْقَيُّوْمُ   ۚ  لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌ  ؕ  لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ  ؕ  مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗۤ اِلَّا بِاِذْنِهٖ  ؕ  يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۚ  وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖۤ اِلَّا بِمَا شَآءَ  ۚ  وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ ۚ  وَلَا يَــئُوْدُهٗ حِفْظُهُمَا  ۚ  وَ هُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.

(QS. Al-Baqarah: Ayat 255)

Waspada Dengan Ulama Suu

ULAMA MENYESATKAN ITU TERUS ADA
.
Umat Islam tak akan pernah aman sampai mereka yg memimpin peradaban. Umat Islam senantiasa hendak dipecah belah, salah satunya memasukan Ulama, Da'i, Ustadz dsb yg berfungsi untuk menyesatkan, memecah belah Umat Islam dan menjual Agama Allah.
.
Snouck Hurgronje adalah Agen Belanda yg sangat cerdas, masuk Islam, fasih Berbahasa Arab, hafal Al-Qur'an, sudah Haji & menikah dengan muslimah. Jangan coba-coba berdebat dengannya. Ilmu keagamannya jauh lebih hebat ketimbang kebanyakan Da'i pada saat itu.
.
Namun tetaplah kembali ke hati, bahwa tujuannya adalah untuk memecah belah Umat Islam, memurtadkan, dan meredam Umat Islam untuk tidak menerapkan Syariat Islam, menyuruh Umat Islam agar tak mencampuri politik & agama.

Alhasil banyak Ulama Tertipudaya. Akhirnya Aceh mampu dikuasai & tercerai berailah rakyat Indonesia akibat seruan fatwa sesat dari agen ini.

Maka Ulama palsu seperti ini akan terus ada. Yang tujuannya memecah belah Umat Islam dan menghancurkannya dari dalam.
.
Oleh sebab itu Letak Iman itu bukan berada pada pengakuan "Saya Islam, saya Sholat, Saya Ngaji, Saya Punya Pesantren, Saya Santri, Saya Pengurus Ormas Islam". Mengaku begitu tapi pandangannya, cara hidupnya, tingkah lakunya jauh dari Islam, menyerempet kepada Liberal & Komunis, menolak Syariat Islam, bahkan mendukung penista Islam.

Kalau hanya seperti itu Snouck Hurgronje adalah sangat beriman sebab telah menguasai dan sangat paham tentang Agama Islam.
.
Namun letak Islam itu juga pada Sikapnya, cara pandangnya, langkahnya,  keberpihakannya, niatnya yg tulus untuk memperjuangkan Agama.

Tak pernah dalam pemikirannya mengambil pemikiran lain selain Hukum Allah, yg ia anggap sebagai hukum erbaik... Inilah Letak Islam itu sesungguhnya.
.
Sebab tak mungkin seseorang yg mengaku ISLAM tapi membela Penista Agama Islam. Maka jelas banyak Ulama, Kiyai, Da'i dan Umat Islam menyebut pembela penista Agama sebagai kaum munafik karena telah memenuhi kriteria kemunafikan yg diungkap Al-Qur'an dan As Sunnah.
.
.

Bermain Bersama Istri Itu Sunnah

Bermain Bersama Istri Itu Sunnah

Membangun kemesraan dalam rumah tangga sangat dianjurkan dalam islam. Salah satunya adalah ‘bermain’ dengan istri. Hampir semua permainan, tidak mengandung dzikrullah, dan tidak dianjurkan dalam dalam islam. Kecuali beberapa permainan, salah satunya bermain dengan istri.
.
Aisyah menceritakan,
.
Aku pernah ikut safar bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang ketika itu aku masih muda, badannya belum gemuk dan bellum berlemak. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh rombongan safar, “Silahkan kalian jalan duluan.”
.
Merekapun jalan duluan. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajakku,
.
"Mari kita lomba lari. "
.
Akupun lomba lari dengan beliau dan aku bisa mengalahkan beliau.
.
Hingga setelah aku mulai gemuk, berlemak dan sudah lupa dengan perlombaan yang dulu, aku pergi bersama beliau untuk melakukan safar. Beliau meminta kepada rombongan, “Silahkan kalian jalan duluan.”
.
Merekapun jalan duluan.
.
Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajakku,
.
"Mari kita lomba lari"
.
Akupun lomba lari dengan beliau dan beliau bisa mengalahkanku.
.
Beliau tertawa dan mengatakan, “Ini pembalasan yang kemarin.” (HR. Ahmad 26277 dan dihasankan Syuaib al-Arnauth)
.
Meskipun hadis ini bercerita tentang lomba lari, tapi itu bukan pembatasan. Hanya saja, yang pernah dipraktekkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah lari, karena itu yang paling memungkinkan.
.
Jika ini tidak memungkinkan dalam keluarga anda, bisa diganti dengan jenis permainan yang lain, misalnya petak umpet atau lompat tali atau gobak sodor, atau permainan sejenisnya. Yang jelas bukan gulat.
.
Semoga keluarga kita semua bahagia…
.
Allahu a’lam.
.
Ustadz Ammi Nur Baits

Daftar Kejahatan Syiah Dalam Sejarah Islam

DAFTAR KEJAHATAN SYIAH SEPANJANG SEJARAH ISLAM
.

.
Dipublish per-Tanggal : 25 Agustus 2013
.
23 H (Baba Aladdin) Abu lu'lu membunuh Khalifah Umar bin Khothob radhiyallahu 'anhu
.
34 H (Abdullah Ibn Saba) membunuh Khalifah Utsman bin 'Affan radhiyallahu 'anhu
.
61 H Syiah Rafidah membunuh Imam Husain radhiyallahu 'anhudi 'Asyura
.
100 H Syiah Rafidah membunuh 500,000 Muslim di Khorasan
.
280 H Syiah Zaidiah membunuh 50,000 Muslim di Yaman
.
317 H Syiah Qurmutiah menyerang Masjid Haram Mekah, mencuri dan merusak Hajarul Aswad dengan 8 cukilan serta membunuh 400,000 jamaah haji
.
483 H Syiah Hashasheen (assasens) membunuh Imad al deen Zinki dan 200,000 Muslim di Mesir
.
1099 M Syiah Fatimiah menyerang Palestina dan membantu penyerahan AlQuds ke pihak Nasrani
.
656 H Syiah Alawiah bersama Hulagu menyerag Baghdad membunuh lebih 800,000 orang di Iraq dan lebih 2 juta orang di Syria, Lebanon, Jordan dan Palestina
.
907 H Syiah Safawiah membunuh 1 juta Sunni di Iran
.
1149 H Syiah Qadianiah mengubah Kiblat ke Mashahd di Iran.
.
1289 H Syiah Isna 'Ashariah mencetak Quran dari Mirza Tubrusi di Iran Qum.
.
1366 H Syiah Isna 'Ashariah berfatwa ziarah ke Karbala adalah 7x lebih baik daripada Mekkah
.
1406 H mengebom bagian dalam Masjidil Haram untuk memberi pesan anti Amerika (propaganda)
.
1407 H Syiah Irak membunuh 402 warga Saudi selama haji, 85 di antaranya adalah polisi
.
1408 H Fatwa melalui the Islamic union di Makkah (Khomaini adalah kaum Kuffar)
.
1409 H Syiah Rafidah mengebom Masjidil Haram dan membunuh 1 orang berwarga negara Pakistan
.
1841 M Syiah Druz menyerang Kekaisaran Turki
.
1972 M Syiah Druz bersama Israel menyerang Palestina
.
1983 M Syiah Druz bersama Israel menyerang Lebanon
.
1982 M Syiah 'Alawiah membunuh 40,000 sunni di Homs Syria
.
2011 M Syiah 'Alawiah + Isna 'Ashariah membunuh 200,000 Sunni di Syria
.
2013 M - Mesir?
.
Seterusnya, Malaysia, Indonesia?

Dimana ada syiah di suatu negara pasti kacau.

#dakwahtauhid #dakwah #tauhid #syiah #syaihbukanislam #syiahmusuhislam #syiahsesat #syiahsesatdanmenyesatkan